Memulai Bekerja dengan Sistem Remote Working

bekerja remote working

Remote working (work from home) adalah kemampuan seseorang melakukan pekerjaan dimanapun tanpa menjadikan tempat sebuah hambatan cukup bermodalkan konektifitas. Berbagai tantangan dipecahkan untuk mencapai produktivitas yang tinggi tanpa mengganggu kegiatan lainnya.

Bekerja dengan sistem Remote Working adalah impian banyak orang. Dikala kita dapat tetap menyelesaikan pekerjaan tanpa terikat kehadiran di sebuah kantor. Yang penting pekerjaan itu selesai. Pekerjaan dapat diselesaikan dari rumah, coffee shop ataupun lokasi liburan asalkan ada koneksi internet sesuai dengan lifestyle masing masing individu.

Kelebihan dalam bekerja remote working

Kebebasan menentukan waktu dan tempat bekerja

Kita tidak usah repot menunggu angkutan umum, antri busway dan terjebak kemacetan untuk ke kantor karena pekerjaan dapat diselesaikan dari rumah. Selain itu, keleluasaan menentukan mood tempat bekerja pun jadi faktor penentu. Saya adalah orang yang bisa bekerja dengan produktivitas tinggi jika mendapatkan tempat kerja tenang, tidak berisik, yang kadang kala interaksi langsung dengan teman kerja justru jadi sumber penghambat efektivitas kerja saya (maaf bukan maksud lho ya). Sehingga dengan remote working hal ini bisa diatasi.

Mendapatkan uang lebih singkat.

sudah jelas dengan remote working peluang untuk mendapatkan perkerjaan lebih mudah, dan lebih banyak selain itu efisiensi waktu lebih tinggi ketimbang pekerja kantoran. tapi perlu di ingat, semua itu kembali dari sifat individunya itu sendiri.

Menghemat pengeluaran

Bekerja tanpa perlu ke kantor artinya tak ada biaya transportasi, baik untuk naik kendaraan umum, bensin, tol, parkir, dan sebagainya. Anda juga tak perlu keluar uang untuk makan siang, sehingga tentu saja pengeluaran jadi lebih hemat!

Tidak mudah jenuh

Kerja secara remote tidak harus dilakukan di rumah. Selama ada laptop dan koneksi Internet, pekerjaan bisa dilakukan di mana saja. Misalnya, sambil ngopi di kedai, makan siang di restoran, atau di coworking space demi mendapat suasana baru atau yang lebih tenang. Banyaknya pilihan lokasi membuat Anda tak perlu takut jenuh.

Kekurangan dalam bekerja remote working

Alur hidup terkadang suka berantakan

Tantangan bekerja secara remote adalah mengatur jam kerja untuk diri sendiri, kadang kala kita terjebak dalam kondisi “bekerja tanpa henti”. Sehingga kadang-kadang dalam hitungannya bekerja secara remote menjadikan kita bekerja lebih lama dibandingkan kita bekerja di kantor.

Selain itu, Bekerja tanpa pengawasan langsung dari atasan memiliki banyak godaan. Karena akses ke berbagai pilihan hiburan lebih mudah, seperti untuk menonton TV, bermain game, atau hangout di mal hingga berjam-jam, maka Anda sendiri yang harus mampu mengendalikan diri agar pekerjaan tak terbengkalai.

Peluang Misskomunikasi yang tinggi

Bekerja dalam tim yang minim interaksi tatap muka cukup berpeluang menimbulkan miskomunikasi. Informasi tertentu lebih efektif jika disampaikan secara langsung daripada melalui perantara, seperti perangkat elektronik dan Internet. Itulah mengapa meeting tetap dibutuhkan meski tidak rutin.

Selain itu, Salah satu kerugian yang paling dirasakan dari remote working adalah dalam hal sosialiasi. Interaksi Anda dan rekan-rekan kerja sering kali terbatas pada urusan pekerjaan saja, sehingga kalian kurang saling mengenal secara pribadi. Padahal keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan sosial juga penting.

Remote working buat saya bukanlah bekerja secara terputus sama sekali. Komunikasi dengan teman se tim itu sangatlah penting, dan ini bisa dilakukan dengan menggunakan social media ataupun media komunikasi messenger seperti Skype, dan lain sebagainya seandainya dibutuhkan.

Gangguan yang kadang sulit diprediksi

Mengingat dalam remote working anggota tim tidak berada di lokasi yang sama, maka pada situasi yang mendesak kerjasama tim bisa menjadi tantangan yang cukup berat. Misalnya, ketika salah satu anggota tidak ada atau sulit dihubungi saat dibutuhkan.

Pekerjaan yang menantang dan membutuhkan skill khusus

Tak banyak universitas atau institusi pendidikan yang menghasilkan pekerja dengan skill khusus yang dibutuhkan pasar rekrtuitment perusahaan. Banyaknya keinginan klien menjadikan tantangan tersendiri bagi para pekerja remote working untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Type Pekerja Remote

solo freelancer

Solo Freelancer

-Menemukan klien sendiri

-Hampir tidak ada aturan

-Tidak ada tunjangan

company remote working

Company Remote Worker

-Perusahaan adalah klien para remote worker

-Aturan sedikit lebih banyak

-banyaknya tunjangan hari tua maupun kesehatan

Kesimpulan

Banyak plus minus dari pekerja remote working, yang pasti pada akhirnya perusahaan dan karyawan tentunya ingin mencapai tujuan yang sama, yaitu result yang baik. Sampai disini dulu untuk pembahasan mengenai remote working, bagian selanjutnya kita akan membahas tentang pasar rekruitment pekerja remote working semacam upwork. dimana kita seorang freelancer mendapat pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: